Kapolri Sindir Polda Metro Jaya Punya Masjid Kelas Polres

101 views

VIVA – Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian meresmikan Masjid Arif Nurul Huda, masjid baru di kompleks Markas Kepolisian Daerah Jawa Timur di Surabaya pada Selasa, 13 Februari 2018. Dia menyebut masjid itu sebagai masjid terbesar di lingkungan Polri.

“Masjid ini terbaik se-Indonesia milik Polri. Saya mengacanya di Polda Metro Jaya. Banyak orang bilang Polda Metro Jaya paling besar, sebetulnya Polda Jatim terbesar. Saya juga lihat masjid yang lama, Poldanya kelas terbesar, masa masjidnya kelas polres,” kata Tito.

Di Polda Metro Jaya, katanya, ada gedung setinggi 23 lantai yang dibangun sejak empat belas tahun silam, tetapi baru diresmikan tahun 2018. “Gedung Promoter namanya. Entah berapa Kapolri, dibangun baru selesai. Alhamdulillah, saya yang mengakhiri (meresmikan),” ujarnya.

Nah, di Polda Jatim, Masjid Arif Nurul Huda dibangun kurang dari setahun dan selesai. “Pak Kapolda ini luar biasa. Dimulai (peletakan batu pertama) beliau, diakhiri pula oleh beliau. Bukan hanya itu, Pak Kapolda juga membangun kantor yang juga cepat pembangunannya.”

Kapolri Sindir Polda Metro Jaya Punya Masjid Kelas Polres

Tito mengapresiasi langkah Kapolda Inspektur Jenderal Polisi Machfud Arifin yang membangun masjid. Menurutnya, tempat ibadah untuk umat Islam itu bisa menjadi pencegah pelanggaran anggota Polri dalam melaksanakan tugas penegakan hukum. “Agama adalah rem paling pakem,” ujarnya.

Selain Kapolri, hadir pula pada peresmian Masjid Arif Nurul Huda ialah Ketua Dewan Pembina Majelis Ulama Indonesia, Din Syamsudin; Ketua Umum Nahdlatul Ulama, Said Aqil Siroj; sejumlah anggota Komisi III DPR RI; dan sejumlah kiai dan habaib se-Jatim.

Said Aqil mengatakan, selain tempat ibadah, masjid bisa berfungsi pula sebagai tempat memperdalam ilmu agama untuk memperoleh pemahaman agama yang benar. Dengan pemahaman agama yang benar, Islam akan hadir sebagai rahmat bagi masyarakat. “Masjid adalah tempat tafaqquh fid-diin,” katanya.

Masjid Arif Nurul Huda berdiri di atas lahan seluas dua ribu meter persegi. Diarsiteki langsung oleh Kapolda Machfud, masjid itu terlihat megah dan besar. Berada di halaman luar Markas Polda Jatim, masjid itu bisa dengan mudah diakses oleh masyarakat umum, bukan hanya polisi. “Insya Allah bisa menampung seribu enam ratus jemaah,” kata Machfud.

Sumber : http://www.viva.co.id/berita/nasional/1006666-kapolri-sindir-polda-metro-jaya-punya-masjid-kelas-polres

Author: 
    author

    Related Post

    Leave a reply